<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Tanya Hukum Islam</title>
	<atom:link href="http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadsabiq.com</link>
	<description>Berupaya Menghidupkan Sunnah di Atas Jalan Nubuwwah</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Sep 2010 13:48:02 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
	<item>
		<title>By: Abu Adzla</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-2/#comment-709</link>
		<dc:creator>Abu Adzla</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 07 Sep 2010 13:48:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-709</guid>
		<description>bismillah..
Ustadz yang kami hormati, ana mau bertanya masalah pinjam meminjam kredit,,
jika seseorang meminjam dana/ uang dari bank untuk biaya pembangunan rumah sebesar 50 juta dengan cicilan,,
dengan  perbedaan harga biaya pembangunan tersebut yang di beri oleh pihak bank, bagaimanakah hukumnya..???
apakah boleh..??
ana mohon penjelasan dari Antum, Barokallahu fiik</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>bismillah..<br />
Ustadz yang kami hormati, ana mau bertanya masalah pinjam meminjam kredit,,<br />
jika seseorang meminjam dana/ uang dari bank untuk biaya pembangunan rumah sebesar 50 juta dengan cicilan,,<br />
dengan  perbedaan harga biaya pembangunan tersebut yang di beri oleh pihak bank, bagaimanakah hukumnya..???<br />
apakah boleh..??<br />
ana mohon penjelasan dari Antum, Barokallahu fiik</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: isna</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-2/#comment-578</link>
		<dc:creator>isna</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 27 May 2010 07:47:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-578</guid>
		<description>mohon diterangkan  tentang memakan tala(sarang lebah yang ada anak lebah madu). Di beberapa daerah sarang lebah yang telah diambil madunya itu di jadikan lauk dengan di masak terlebih dahulu.dan yang membuat enak itu karena banyak anak tawon, larva dan telur tawon madu, berarti memakan anak tawon secara se22222222222222ngaja. padahal nabi melarang membunuh tawon. matur nuwun.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mohon diterangkan  tentang memakan tala(sarang lebah yang ada anak lebah madu). Di beberapa daerah sarang lebah yang telah diambil madunya itu di jadikan lauk dengan di masak terlebih dahulu.dan yang membuat enak itu karena banyak anak tawon, larva dan telur tawon madu, berarti memakan anak tawon secara se22222222222222ngaja. padahal nabi melarang membunuh tawon. matur nuwun.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Budi S. Ari</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-2/#comment-576</link>
		<dc:creator>Budi S. Ari</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 May 2010 01:20:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-576</guid>
		<description>Assalaamu’alaykum wa rohmatulloh wa barokatuh.
Ustadz.. ada 2 hal yg ingin Saya tanyakan:

1. Apakah hukum asal mendirikan suatu Yayasan Islam? boleh ataukah terlarang ?

di tempat kami, rencana ingin didirikan suatu Yayasan Islam,yg bertujuan utk mengelola secara maksimal beragam sumber daya bagi kepentingan dakwah, pendidikan dan sosial, antara lain melalui : penyebaran ilmu dan pengetahuan Islam, pemberdayaan potensi  dan SDM serta kegiatan sosial, Agar berbagai kegiatan tersebut berjalan lancar dan baik. tetapi kami mndapat kecaman keras krn mnurut anggapan sebagian orang yg ekstrim, hal itu bs memecah belah umat mnjadi terkotak2. apakah benar pendapat tersebut ?

2. Apakah hukum asal mendirikan organisasi da’wah ?

misal Organisasi da’wah: Jama’ah Anshorussunnah di Mesir, PERSIS atau Muhammadiyyah di Indonesia dsb ?

ada beberapa Pemuda di tempat kami mengatakan bhw ini Harom. Benarkah pula hal ini?

Mohon penjelasannya, Syukron.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalaamu’alaykum wa rohmatulloh wa barokatuh.<br />
Ustadz.. ada 2 hal yg ingin Saya tanyakan:</p>
<p>1. Apakah hukum asal mendirikan suatu Yayasan Islam? boleh ataukah terlarang ?</p>
<p>di tempat kami, rencana ingin didirikan suatu Yayasan Islam,yg bertujuan utk mengelola secara maksimal beragam sumber daya bagi kepentingan dakwah, pendidikan dan sosial, antara lain melalui : penyebaran ilmu dan pengetahuan Islam, pemberdayaan potensi  dan SDM serta kegiatan sosial, Agar berbagai kegiatan tersebut berjalan lancar dan baik. tetapi kami mndapat kecaman keras krn mnurut anggapan sebagian orang yg ekstrim, hal itu bs memecah belah umat mnjadi terkotak2. apakah benar pendapat tersebut ?</p>
<p>2. Apakah hukum asal mendirikan organisasi da’wah ?</p>
<p>misal Organisasi da’wah: Jama’ah Anshorussunnah di Mesir, PERSIS atau Muhammadiyyah di Indonesia dsb ?</p>
<p>ada beberapa Pemuda di tempat kami mengatakan bhw ini Harom. Benarkah pula hal ini?</p>
<p>Mohon penjelasannya, Syukron.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: agus</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-2/#comment-568</link>
		<dc:creator>agus</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 May 2010 07:25:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-568</guid>
		<description>ass wr wb ustadz,bgimn hukum menghadiri pernikahn yg pengantinx sudah hamil sebelum nikah? Syukron</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ass wr wb ustadz,bgimn hukum menghadiri pernikahn yg pengantinx sudah hamil sebelum nikah? Syukron</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abdillah</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-1/#comment-562</link>
		<dc:creator>Abdillah</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 03:58:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-562</guid>
		<description>Assalamu&#039;alaykum, Ustadz ana mau tanya tentang bagaimana Hukum Kredit Rumah (KPR) yang umum terjadi dalam masyarakat kita sekarang ini?
Jazakallah khairan katsiraa</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;alaykum, Ustadz ana mau tanya tentang bagaimana Hukum Kredit Rumah (KPR) yang umum terjadi dalam masyarakat kita sekarang ini?<br />
Jazakallah khairan katsiraa</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Abu Abdillah</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-1/#comment-556</link>
		<dc:creator>Abu Abdillah</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 16 May 2010 12:50:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-556</guid>
		<description>Ustadz,mengenai jawaban nomor (3) dr pertanyaan akh Abdur Rohman, tentang shalat jenazahnya Rosululloh di kuburan,...saya pernah mendengar bahwa hal tersebut khusus untuk sholat jenazah karena pada shalat tersebut tidak ada sujud dan ruku&#039; (afwan, saya lupa sumbernya)...bagaimana penjelasan hal tsb? klo hujjah tsb betul, dimana saya bisa dpt rujukannya?.

jazakallahu khair</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ustadz,mengenai jawaban nomor (3) dr pertanyaan akh Abdur Rohman, tentang shalat jenazahnya Rosululloh di kuburan,&#8230;saya pernah mendengar bahwa hal tersebut khusus untuk sholat jenazah karena pada shalat tersebut tidak ada sujud dan ruku&#8217; (afwan, saya lupa sumbernya)&#8230;bagaimana penjelasan hal tsb? klo hujjah tsb betul, dimana saya bisa dpt rujukannya?.</p>
<p>jazakallahu khair</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ahsan</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-1/#comment-549</link>
		<dc:creator>ahsan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 May 2010 14:58:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-549</guid>
		<description>assalamu &#039;alaikum,ustadz barakallahu fiikum,ana mau tanya ttg fiqh wudlu.ana pernah dengar bahwa mandi wajib {janabat yg sesuai sunnah} tlah menggugurkan kewajiban wudlu apabila hdk shalat.lalu bagaimana kalau mandi biasa {bukan janabat} tetapi dikerjakan seperti tatacara mandi wajib {sesuai sunnah} apakah boleh? jazakallahu khairan</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu &#8216;alaikum,ustadz barakallahu fiikum,ana mau tanya ttg fiqh wudlu.ana pernah dengar bahwa mandi wajib {janabat yg sesuai sunnah} tlah menggugurkan kewajiban wudlu apabila hdk shalat.lalu bagaimana kalau mandi biasa {bukan janabat} tetapi dikerjakan seperti tatacara mandi wajib {sesuai sunnah} apakah boleh? jazakallahu khairan</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: rudi</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-1/#comment-546</link>
		<dc:creator>rudi</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 12:31:34 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-546</guid>
		<description>Assalamu’alaikum,
Ustadz, ana mau tanya apakah peringatan maulid nabi besar Muhammad SAW. adalah Bid&#039;ah yang sesat.
mohon penjelasannya.
terima kasih.
wassalam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu’alaikum,<br />
Ustadz, ana mau tanya apakah peringatan maulid nabi besar Muhammad SAW. adalah Bid&#8217;ah yang sesat.<br />
mohon penjelasannya.<br />
terima kasih.<br />
wassalam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: hanafie</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-1/#comment-544</link>
		<dc:creator>hanafie</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 May 2010 08:40:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-544</guid>
		<description>assalamu&#039;alaikum....
ustadz di daerah ana makmum mengucapkan aminnya setelah imam jadi
si makmum aminnya gak bareng sama imamnya apakah ada dalilnya...?
sebelumnya jazakalloh khoir</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>assalamu&#8217;alaikum&#8230;.<br />
ustadz di daerah ana makmum mengucapkan aminnya setelah imam jadi<br />
si makmum aminnya gak bareng sama imamnya apakah ada dalilnya&#8230;?<br />
sebelumnya jazakalloh khoir</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Ahmad Sabiq</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/tanya-hukum-islam/comment-page-1/#comment-505</link>
		<dc:creator>Ahmad Sabiq</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 06 Apr 2010 03:05:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?page_id=34#comment-505</guid>
		<description>@ Keyla
itu bukan riba. jual beli model seperti itu sah-sah saja, jika didasari saling ridho. wallohu a&#039;lam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ Keyla<br />
itu bukan riba. jual beli model seperti itu sah-sah saja, jika didasari saling ridho. wallohu a&#8217;lam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
