Sebagian orang yang telah mengikuti program KB, akan merasa kecolongan kalau ternyata Alloh Ta’ala mentaqdirkan dia hamil lagi. Bagi orang-orang yang meyakini bahwa ini semua adalah ketentuan dan ketetapan dari Alloh Yang Maha Kuasa akan menerima semuanya dengan tawakkal yang penuh pada Nya, namun sebaliknya bagi yang tidak terlalu memperdulikan halal dan haram, mungkin akan ditempuh jalan pintas untuk tetap tidak memiliki anak kecuali menurut rencana yang sudah terprogam dengan baik –dalam anggapannya-, yaitu dengan cara melakukan tindakan aborsi alias menggugurkan kandungan. Baca selengkapnya »
Apakah Istri Rosululloh adalah Ibu bagi Kaum Laki-Laki yang Beriman Saja Ataukah juga Ibu bagi Kaum Wanita yang Beriman ?
.
Masalah ini muncul karena telah shohih dari Aisyah bahwasanya ada seorang wanita yang datang
kepada beliau seraya berkata : Wahai ibuku.” Maka beliau berkata : “Saya adalah ibu dari kaum laki-laki diantara kalian dan bukan ibu bagi kaum wanita.”
(Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’d dalam Ath Thobaqot al Kubro 8/64 dan Baihaqi dalam Sunan Al Kubro 7/70) Baca selengkapnya »
Apakah Rosululloh Boleh Disebut Sebagai Bapaknya Kaum Mu’minin ?
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata : “Para istri Rosululloh bisa menjadi ibunya kaum mu’minin adalah karena mengikuti beliau, seandainya Rosululloh bukan bapaknya kaum mu’minin maka meeka tidak mungkin menjadi ibunya kaum mu’minin.” (Lihat Minhajus sunnah 5/237)
Bahkan Ibnu Abbas pernah membaca ayat ini dengan lafadz :
النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ وَ هو أب لهم وأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ
“Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan beliau adalah bapak mereka serta isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka.”
Sebagamana yang diriwayatkan oleh Hakim dalam Al Mustadrok dan beliau mengatakan : Sanadnya shohih hanya saja tidak diriwayatkan oleh Bukhori Muslim. Baca selengkapnya »
Sekitar dua bulanan yang lalu, kaum muslimin kembali dibuat terperangah dengan sebuah berita yang santer di siarkan oleh media berkaitan dengan munculnya Muhammad Yusman Roy dengan pondok pesantren I’tikaf ngaji lelaku nya di Lawang Malang Jawa Timur yang mengerjakan dan mengajarkan sholat dengan dua bahasa, yakni bahasa arab beserta terjemahannya dalam bahasa Indonesia.
Meskipun masalah ini sudah dibantah oleh banyak kalangan karena nylenehnya yang sangat keterlaluan, dan masalahnya juga sudah sampai ke tangan pihak kepolisian, namun racun syubuhat ini sempat mempengaruhi atau setidaknya mampir ke otak sebagian orang yang hatinya berpenyakit, baik dengan sengaja ataupun tidak, akhirnya dengan berbagai alasan mereka mengikuti ajaran ini atau paling tidak berhusnudlon padanya. Masih sangat jelas dalan ingatan saya sebuah wawancara radio tatkala salah seorang diantara pengikut ajaran aneh ini ditanya tentang alasannya, maka dia mengatakan :
“Saya ikut Gus Roy ini karena sholat saya menjadi lebih khusu’.”
Fala haula wala Quwwata illa billah Baca selengkapnya »
Pengantar
Pembahasan ini adalah renungan atas firman Alloh Ta’ala dalam surat al Ahzab ayat 6 :
النَّبِيُّ أَوْلَى بِالْمُؤْمِنِينَ مِنْ أَنفُسِهِمْ وَأَزْوَاجُهُ أُمَّهَاتُهُمْ وَأُوْلُوا اْلأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَى بِبَعْضٍ فِي كِتَابِ اللهِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُهَاجِرِينَ إِلآ أَن تَفْعَلُوا إِلَى أَوْلِيَآئِكُم مَّعْرُوفًا كَانَ ذَلِكَ فِي الْكِتَابِ مَسْطُورًا
“Nabi itu (hendaknya) lebih utama bagi orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri dan isteri-isterinya adalah ibu-ibu mereka. Dan orang-orang yang mempunyai hubungan darah satu sama lain lebih berhak (waris-mewarisi) di dalam Kitab Alloh daripada orang-orang mukmim dan orang-orang Muhajirin, kecuali kalau kamu berbuat baik kepada saudara-saudaramu (seagama). Adalah yang demikian itu telah tertulis di dalam Kitab (Alloh).” Baca selengkapnya »
Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf
Pengantar
Ditengah gencarnya arus dan gelombang persamaan gender serta emansipasi wanita, terutama pada bulan ini yang mereka mengenangnya sebagai sebuah sejarah perjuangan wanita . Tanggal 21 April dikenanglah nama Seorang RA Kartini dengan kumpulan suratnya : “Door Duisternis Tot Licht” yang terlanjur diterjemahkan oleh seorang sastrawan kafir Armin Pane dengan judul “Habis gelap terbitlah terang”, yang nama ini semua dijadikan sebuah simbol perjuangan wanita untuk memperjuangkan hak–hak mereka yang terdholimi.
Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf

A. Pengantar
Masyarakat kadang-kadang dholim dalam bersikap terhadap anak yang dilahirkan tanpa bapak yang sah alias anak zina. Anak haram, anak jadah atau sebutan lainnya mungkin sering kita dengar untuk menyebut mereka. Padahal kita semua tahu bahwa mereka tidak ingin dilahirkan tanpa ayah dan mereka juga tidak ikut menanggung dosa zina kedua orang yang menyebabkannya lahir ke alam dunia ini. Alloh Ta’ala berfirman : Baca selengkapnya »
Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf

1. Wanita Saudara Kandung Laki-Laki, tetapi Bukan Laki-Laki
Rosululloh bersabda : Baca selengkapnya »
Kholid Al Qosri Menyembelih Ja’d bin Dirham?

A. Muqoddimah
Siapakah Ja’d bin Dirham ?
- Dia adalah gembong ahli bid’ah,
- Dialah yang pertama kali menyatakan bahwa al Qur’an bukan kalamulloh namun makhluk,
- Dia pencetus bid’ah ta’thil, Baca selengkapnya »
Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf

Kata sebagian orang : “Sulit untuk menjelaskan sesuatu yang sudah jelas”. Istilah pacaran adalah sebuah istilah yang sudah sangat akrab ditelinga serta lengket dalam pandangan mata. Namun saya masih agak kesulitan untuk mendefinisikannya. Baca selengkapnya »
kepada beliau seraya berkata : Wahai ibuku.” Maka beliau berkata : “Saya adalah ibu dari kaum laki-laki diantara kalian dan bukan ibu bagi kaum wanita.”
15 Komentar Terakhir