Admin on May 25th, 2010

لاَ ضَرَرَ وَلَا ضِرَا رَ Tidak boleh berbuat sesuatu yang membahayakan Asal Kaedah Lafadz kaedah ini terambil dari sabda Rosululloh yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah 2/784, Baihaqi 10/133, Ahmad 1/313, Daruquthni 4/228, Hakim 2/57 dan beliau mengatakan shohih menurut syarat Imam Bukhori Muslim dan disepakati oleh Imam Dzahabi, Malik 2/745, Abu Dawud dalam Marosil hal [...]

Continue reading about Tidak Boleh Berbuat Sesuatu yang Membahayakan

Admin on May 4th, 2010

المَشَقَّةُ تَجْلِبُ التَّيْسِيْرَ Kesulitan membawa kemudahan Makna Kaedah المَشَقَّةُ berarti kepayahan, kesulitan dan kerepotan. التَّيْسِيْرَ artinya adalah kemudahan dan keringanan. Dari sini maka secara bahasa kaedah ini mempunyai pengertian bahwa sebuah kesulitan akan menjadi sebab datangnya kemudahan dan keringanan. Adapun secara istilah para ulama’, maka kaedah ini berarti : Hukum-hukum syar’i yang dalam prakteknya menimbulkan [...]

Continue reading about Kesulitan Membawa Kemudahan

Admin on February 24th, 2010

Makna Kaedah اليَقِيْنُ secara bahasa adalah kemantapan hati atas sesuatu. Terambil kata kata bahasa Arab يَقَنَ الْمَاءُ فِي الْحَوْضِ : yang artinya air itu tenang dikolam Adapun الشَكُّ secara bahasa artinya adalah keraguan. Maksudnya adalah apabila terjadi sebuah kebimbangan antara dua hal yang mana tidak bisa memilih dan menguatkan salah satunya, namun apabila bisa menguatkan [...]

Continue reading about Sesuatu yang Yakin Tidak Bisa Hilang dengan Keraguan

Admin on October 30th, 2009

Studi Kaidah Fiqh (Bag. II) KAEDAH-KAEDAH BESAR Kaedah Pertama إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ AmalPerbuatan Itu Tergantung pada Niatnya disusun oleh: Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Abu Yusuf I. Asal Kaedah Lafadz diatas adalah petikan dari sebuah hadits Rosululloh yang sangat  masyhur dari Umar bin Khothob عن عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ – رضى الله عنه – قَالَ سَمِعْتُ [...]

Continue reading about Kaidah Fiqh: Amal itu Tergantung Niatnya

Admin on October 30th, 2009

Bagian I: Muqoddimah بسم الله الرحمن الرحيم Segala puji bagi Alloh, kita memujiNya, mohon pertolongan serta ampunanNya, dan kita berlindung kepada Alloh dari kejelekan diri dan amal perbuatan kita. Barang siapa yang diberi petunjuk oleh Alloh maka tiada yang mampu menyesatkannya dan barang siapa yang disesatkan oleh Alloh maka tidak akan ada yang bisa memberikan [...]

Continue reading about Studi Kaidah-Kaidah Fiqh