<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Studi Kritis Kisah Gubernur Iraq Era Bani Umayyah yang Menyembelih Tokoh Ahli Bid&#8217;ah, Ja&#8217;ad bin Dirham</title>
	<atom:link href="http://ahmadsabiq.com/2009/11/04/kritik-kisah-kholid-al-qosri/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ahmadsabiq.com/2009/11/04/kritik-kisah-kholid-al-qosri/</link>
	<description>Berupaya Menghidupkan Sunnah di Atas Jalan Nubuwwah</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 May 2011 06:36:41 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
	<item>
		<title>By: firanda</title>
		<link>http://ahmadsabiq.com/2009/11/04/kritik-kisah-kholid-al-qosri/comment-page-1/#comment-592</link>
		<dc:creator>firanda</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 19:22:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ahmadsabiq.com/?p=55#comment-592</guid>
		<description>Assalamu&#039;laikum, gimana kabarnya akh, semoga antum dalam perlindungan Allah. alhamdulillah ana senang dengan adanya web antum, semoga Allah memberi berkah dalam web antum. Tulisann diatas yang antum ringkaskan dari tulisan Syaikh Masyhuur Hasan hafizohullah sudah ada bantahannya, ditulis oleh Syaikh Muhammad Kholifah At-Tamimi. terlepas dari mana diantara dua syaikh ini yang lebih dekat kepada kebenaran akan tetapi ada baiknya jika antum coba telaah tulisan Syaikh Muhamdd At-Tamimi sebagai tambahan wacana. ana sendiri tidak sempat baca kedua tulisan, maklum lagi disibukan tesis. 
akan tetapi memang para ulama tidak begitu ketat dalam masalah sejarah selam tidak menimbulkan hukum baru. apalagi kisah ini sering disampaikan oleh para ulmaa, ibnu taimiyah, ibnul qoyyim, dan para ulama salaf, demikian juga para ulama mua&#039;asir. semoga ALlah menambah ilmu antum. 
baarokallhu fiik.
Akhukum Firanda</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Assalamu&#8217;laikum, gimana kabarnya akh, semoga antum dalam perlindungan Allah. alhamdulillah ana senang dengan adanya web antum, semoga Allah memberi berkah dalam web antum. Tulisann diatas yang antum ringkaskan dari tulisan Syaikh Masyhuur Hasan hafizohullah sudah ada bantahannya, ditulis oleh Syaikh Muhammad Kholifah At-Tamimi. terlepas dari mana diantara dua syaikh ini yang lebih dekat kepada kebenaran akan tetapi ada baiknya jika antum coba telaah tulisan Syaikh Muhamdd At-Tamimi sebagai tambahan wacana. ana sendiri tidak sempat baca kedua tulisan, maklum lagi disibukan tesis.<br />
akan tetapi memang para ulama tidak begitu ketat dalam masalah sejarah selam tidak menimbulkan hukum baru. apalagi kisah ini sering disampaikan oleh para ulmaa, ibnu taimiyah, ibnul qoyyim, dan para ulama salaf, demikian juga para ulama mua&#8217;asir. semoga ALlah menambah ilmu antum.<br />
baarokallhu fiik.<br />
Akhukum Firanda</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

